|
|
|---|
Sunday, April 17, 2011
Liputan Modifikasi : From Zero To Hero – Suzuki Aerio SQ Bronson Audio
0 comments Posted by crue at 7:43 PM"Terlepas dari pemilihan komponen instalasi berkualitas, salah satu faktor lainya yang juga cukup signifikan untuk mendapatkan hasil kualitas suara yang mempuni adalah pemilihan mobil yang tepat,...."
Di garap dari “0” alias benar-benar dari awal yang memang dipersiapkan khusus untuk bermain dikontes modifikaasi audio Sound Quality atau SQ , maka Suzuki Aerio lansiran 2003 hasil garapan Bronson Audio ini pun telah membuktikan kualitas dan performa terbaiknya di kelas 30 juta dalam kontes Audio Mobil Sound Contest beberapa waktu lalu di Jakarta. Selain itu, ia pun masih masuk dalam nominasi harapan 1 di beberapa kelas lainya.
Tak banyak memang yang menganggap dan menggunakan Aerio dalam kontes-kotes modifikasi, apalagi dalam kontes audio. Bila Anda masih mengingat Aerio milik BosMobil, yang juga sempat bertarung di beberapa kelas kontes Audio, maka tak salah bila saat ini telah ada dua jagoan Aerio yang memiliki kualitas suara mempuni layaknya Aerio milik Teddy dari Bronson Audio dan juga tentunya Aerio dari BosMobil.
Ada satu kelebihan yang dimiilliki Aerio menurut Teddy selaku pemiliki mobil ber plat B 999 KC ini, “untuk Aerio mungkin salah satu unggulan dan kelebihanya ada di dashboardnya. Dengan desain datarnya yang memang merupakan bawaan Aerio diangap cukup bagus dalam sisi staging imagingnya,” ucapnya. Tapi tak hanya itu saja, karena disisi lain ternyata juga ada dampak minusnya, seperti halnya pada posisi joknya, “karena bila posisi standar joknya tidak dirubah maka terasa sulit untuk mendapatkan deepnya,” lanjut Teddy.
Tapi hal itu semua bukan menjadi alasan utama Teddy memilih Suzuki Aerio untuk dijadikan mobil pacuan kontes suara alias sound contest, melainkan memang hanya ada mobil ini saja, jadi mau tak mau Aerio laah yang dipakainya … hehehe. “Sebenarnya memang sudah lama mau banngun mobil untuk ikutan kontes, tapi baru kesampean sekarang. Aerio ini selain jadi mobil kontes juga jadi mobil anter jemput anak sekolah,” candanya.
Pengarapan tentu saja berawal dari sektor kabinya untuk menempatkan beragam instalasi audio yang dibutuhkan guna manunjang konsep awalnya tadi. Dimulai dengan menyingkirkan perangkat headunit standar bawaan Aerio dengan menggunakan piranti keluaran Denon DCT R1 yang dipercaya dapat mengontrol olah vocalnya dari sistem 3 way-nya yang menggunakan piranti Midrange dari Eton MG3 Magnesium lalu dikolaborasikan lagi dengan perangkat tweeter keluaran TEC dan juga midbass kepunyaan SB Acoustics 6”.
Itu baru piranti tengahnya saja, pindah ke kabin bagasi belakang yang telah di sulap menjadi sarang audio juga terdapat beberapa instalasi audio lainya. Mulai dari subwoffer sebagai penghasil suara rendahnya yang menggunakan SB Acoustics berdimensi 10”, Processor Cubig PX1 sampai dengan 2 buah power Cubig 4.80 dan 1.700 semuanya terintegrasi dengan baik terliebih ketika telah di seting ulang semuanya, hasil dentuman suaranya begitu jernih dan licin pokoknya ciamik laah ….
Penasarankan denganpenilaian suaranya, sebelum kita bahas mengenai olah vocal dari instalasi yang ditanam pada mobil ini. Kita simak tampilan luarnya terlebih dahulu, guna memberikan suatu nuansa yang baru, tubuh hitam klimis Aerio Teddy ini juga di sematkan dengan pelek SSR yang terbalut rapi dengan bah keluaran Yokohama. Dengan demikian, sedikit tampilan luarnya sedikit berbeda, dan tak mengesankan mobil rumahan lagi bukan … ?
Selesai dengan itu semua, giliran masuk kesektor pengetesan suara yang sering dilakukan tim BosMobil pada kendaraan bertaraf SQ. Mau tau gimana pembahasan ringannya, simak bareng-bareng aja yaah …
Untuk uji dengar, data modifikasi, dan gambar lengkapnya ---> Klik Disini
Thursday, April 7, 2011
Auto News : Venom Street Battle League: Ajangnya Penggila Bass!
0 comments Posted by crue at 1:42 AMVenom semakin menunjukkan eksistensinya dalam mendukung setiap event Car Audio. Kali ini bersama dengan majalah Audiomobil, Venom turut mensponsori kontes audio bergengsi bertajuk “Audiomobil Sound Contest” yang sukses berlangsung pada 2-3 April silam.
Juara 2 : ARC 2000
Juara 3 : DC Variasi
Harapan 1 : WJ Audio
Juara 1 : Sinar Motor
Juara 2 : Bulan Bintang
Juara 3 : Satu Car Audio
Harapan 1 : Aries
Labels: audiomobil, auto news, castello, kontes audio, kontes SQ, SPL, spl venom street battle league, sq, team venom, Venom, venom audio, venomania
Tuesday, April 5, 2011
Auto News : Audiomobil Sound Contest – Pestanya Pecinta Car Audio
0 comments Posted by crue at 8:34 PMBosMobil.com - Gelaran kontes audio yang diadakan oleh salah satu media audio ternama, Audio Mobil pada 2-3 April kemarin, rupanya mendapatkan animo yang cukup menarik banyak perhatian kalangan pemain sekaligus pakar audio. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya kontestan yang memadati parkir Mal Gandaria City – Kebayoran Lama tempat kontes berlangsung.
Beberapa pecinta audio baik yang telah memiliki nama maupun pemain baru alias newbie pun terlihat turut serta meramaikan ajang ini dengan memboyong beberapa kendaraan garapan barunya. Tercatat sekitar 66 lebih peserta yang mendaftarkan diri turun dalam 5 kelas yang terdiri dari 15, 20, 30, 60 dan juga FFA. Animo masing-masing kelas pun cukup banyak dipadati masing-masing pesertanya, jadi bisa dibilang acara ini cukup sukses terselengara.
Ragam acara menarik yang tak monoton pun cukup mendapatkan perhatian dari beberapa pesertanya, salah satunya adalah adanya kontes photo dan juga bazaar barang aparel audio maupun mengenai keperluan perawatan kendaraan lainnya.
Tak hanya itu, di hari kedua acara pun makin seru dengan adanya gathering club yang diadakan panitia. Setidaknya ada sekitar 11 klub dan komunitas yang menghadiri acara tersebut yang diantaranya adalah, Karimun Klub, Low Brain, Low blow, Lement Family, Hofos, March-i, TYCI, IKC, The Big, RS Community dan juga TSC.
Kemeriahan acara yang banyak di gandrungi para klub ini juga didorong dengan adanya kontes yang diadakan khusus untuk komunitas, seperti layaknya kategori, Car Club Show, Babes Performance, The Best Car Club Display dan juga The Best Car Club With Attitude.
Tak hanya itu, kemeriahan juga bertambah ketika adanya performa tarian erotis dari para sexy dancer yang memang telah umum menghiasi setiap acara otomotif, yah layaknya sebuah doping untuk pembangkit semangat para peserta kontes yang telah lelah seharian bertarung.
Eiiitt, acara tak selesai sampai disitu saja … karena selain beberapa kontes tersebut juga masih ada satu kontes lagi yang tak laha menariknya. Sound Pressure Level atau lebih beken dengan nama SPL yang diadakan oleh salah satu brand ternama dalam dunia audio, Venom juga turut mendatangkan kemeriahan tersendiri yang rata-rata di ikuti oleh anak-anak komunitas/ klub.
Untuk kontes SPL terbagi dalam 2 region berbeda, dalam ajang ini terbuka untuk region 1 dan 2 yang mana pesertanya untuk region 1 berasal dari Bekasi, Cibubur dan Jakarta Timur, sedangkan region 2 diikuti oleh peserta dari Jakarta Selatan, Bintaro dan juga Bogor.
Puncak acara jatuh pada hari Minggu malam yang mana merupakan acara utama penganugrahan bagi para pemenang kontes dan acara lainya. Suasana tegang dan optimistis sudah tentu berbaur menjadi satu, terlebih untuk kelas 60 dan FFA yang memang baru dipertarungkan pada hari minggunya, sudah pasti menjadi suatu gengsi tersendiri bukan.
Waah … pokoknya nyesel deeh kalo nga hadir atau ikutan sob …
Gambar lengkapnya ---> Klik Disini
Labels: alpine, Audio Mobil Sound Contest, auto news, hofos, IKC, Karimun, klub, Komunitas, Kontes Audio Jakarta, March-i, sound quality, SPL, sq, TYCI, Venom
Sunday, March 13, 2011
Liputan Modifikasi : Livin In Sound Quality – Nissan Livina Mobiltronik
0 comments Posted by crue at 8:18 PMModifikasi Nissan Livina memang terbilang cukup jarang ditemui, bukan karena sulit untuk dimodif, namun kebanyakan orang memilih mobil ini memang untuk tidak diapa-apakan alias cukup standar saja. Namun rupanya hal ini tidak berlaku bagi Hendry selaku pemilik Livina berkelir hitam yang sempat meramaikan ajang final battle EMMA AudioBlast beberapa waktu lalu.
Tampang boleh standar namun, sektor instalasi audionya jangan dipertanyakan lagi, karena dengan apa yang disematkan ke dalam Livina ini ternyata telah memboyong Hendry merebut posisi ke dua kelas FFA Expert dalam gelaran Final Battle EMMA AudioBlast kemarin. Instalasi full spec yang disematkan oleh Hendry pada Livina yang digarap bersama workshop Mobiltronik ini telah mendatangkan kepuasan tersendiri bagi dirinya.
Penasaran dengan apa saja instalasi audionya …. Chekidot aja bareng-bareng apa aja isinya. Untuk pengontrol jantung suara, Hendry mempercayakan head unit Alpine F1 7990 yang kemudian digandeng degan piranti tweeter keluaran AMT Domination, sedangkan untuk mid rangenya ia menggunakan produk keluaran Micro Precision yang dipercaya dapat mengimbangi tweeter. Beralih kesuara tengah atau mid bassnya, ia memilih menyematkan midbass Seas Excel sebesar 6” yang dikolaborasikan lagi dengan suara tengah dari speaker Domination.
Untuk mengimbangi itu semua, Hendry pun telah menyiapkan Power sebanyak 3 unit yang ia pilih dengan menggunakan produk keluaran Macintosh dan disambung dengan processor PXI – H990 sebanyak dua buah. Masuk kesektor belakang, tepatnya di areal bagasi, sebagai pengolah suara rendah diambil dari sepasang subwoofer Velodyne yang lalu dikolaborasikan lagi dengan souround dan center belakang keluaran Venture V50, alhasil suarapun makin maknyuusss terdengar …
- Ketinggian panggung luar biasa, karena berada pada “ear-level” dari posisi duduk pendengar. Secara horizontal pun, ketinggian panggung segaris rata, hanya saja pada posisi right center ada sedikit lebih rendah dibandingkan right.
- Kedalaman panggung cukup baik tetapi merupakan sektor terlemah dari keseluruhan point sound stage. Sumber suara terdengar kurang mundur, khususnya pada frekuensi mid-low.
- Lebar panggung sangat baik, apalagi jika mengingat perangkat tweeter dan midrange yang digunakan berdiameter besar sehingga membutuhkan pilar dengan volume lebih besar pula. Akibatnya secara “placing” cenderung lebih mendekat ke posisi duduk pendengar, tetapi toh ternyata dengan setting TA dan EQ yang tepat bisa didapatkan hasil yang maksimal.
- Secara overall, titik suara untuk tiap-tiap arah dari left hingga right sudah sangat fokus. Hanya pada right center saja ditemukan gejala seakan terlalu menempel pada posisi center. Tetapi hal ini bisa terjadi sepertinya dikarenakan system audio pada mobil ini disetting untuk penjurian kontes audio SQ dual positioning. Artinya penjurian menggunakan 2 juri sekaligus (kiri-kanan), sehingga ada konsekuensi terkait TA dan EQ.
- Untuk penilaian layering, dirasakan kurang sekali jika dibandingkan dengan kehebatan point sound stage. Suara kick drum dengan gitar bass masih seakan muncul dari titik yang sama (dimana idealnya kick drum lbh mundur/di belakang). Selain itu vocal penyanyi utama dengan choir/paduan suara juga terdengar terlalu berdempetan. Sedangkan untuk separasi, sudah bagus, yang ditandai dengan sumber suara tiap-tiap instrument maupun vocal utama terdengar nyata muncul dari posisi yang bersebelahan.
Tonal Accuracy:
- Untuk masing-masing sektor sub-bass, mid-bass, dan midrange, hasilnya adalah sangat ngeblend. Low yang sangat extend dan deep, kegesitan mid-bass dan sub-bass sangat berimbang, tidak ada gejala bass delay ataupun over loudness. Untuk frekuensi lower-upper midrange, output suara yang disajikan terbilang mewah. Hanya saja untuk frekuensi high (tweeter), seperti berbeda sendiri karakter/nuansa suaranya, cenderung dynamic.
- Menikmati system audio di dalam Livina hitam ini sangatlah menyejukkan hati dan pikiran. Staging-Imaging rapih dan Tonal bagus, adalah merupakan kombinasi jitu dari settingan yang optimal ditambah lagi dengan pilihan racikan barang/komponen audio yang tepat. Hasilnya, gonta-ganti CD mulai dari aliran rock, jazz, bahkan RnB sekalipun, dapat “diladeni” dengan enteng.



