|
|
|---|
Showing posts with label CMAAC. Show all posts
Showing posts with label CMAAC. Show all posts
Thursday, July 21, 2011
Kokoh, kuat dan tangguh mungkin itu anggapan yang pantas disandang untuk mobil berjenis SUV keluaran Isuzu yang di label dengan nama D-Max. Namun apa jadinya bila kendaraan doublecabin tersebut di modifikasi gaya anak muda dengan tampilan “gaul” berkhiblatkan modifikasi Mini Truckin di negeri Paman Sam, Amerika.

Yah … salah satunya seperti di atas ini, walau telah diberikan sentuhan modifikasi yang sedikit lari dari konsepnya sebagai mobil powerfull bertenaga dan mungkin akrab dengan track medan berat bertanah tapi tetap mempertahankan wujud aslinya sebagai kendaraan yang tangguh. Garapan Yunanda Wirawan selaku pemilik D-Max lansiran 2010 ini memang tak mengambil jalan kasar alias extreme, namun konsep Mini Truckin yang dipakainya cukup membuat tampang sangar D-Max menjadi sedikit lembut dan terlihat elegan.

Keseluruhan eksteriornya dibangun dengan mempertahankan tampilannya aslinya, konsep Mini Trucking diperlihatkan dengan memasangkan apparel bodikit, bumper depan/belakang dan juga grill custom yang langsung mendongkrak tampilannya.
Selain itu, Nanda sapaan akrab pria berusia 20 tahun ini juga tak memberikan berbagai macam corak atau paduan warna lain melainkan tetap mempertahankan warna silver bawaan asli mobilnya.
Sektor pengerjaan tersulit berada dikaki-kaki seperti pengarapan ulang arm depan dan aplikasi air suspensinya. “Cukup memakan waktu terlama dalam proses modifikasinya, karena untuk menyematkan air susnya perdaun di bagian belakang harus dilepas, sedangkan arm depan juga ditanggalkan dan diganti dengan arm custom garapan Auto 66,” ucap Nanda.
Dampak ubahan kaki-kaki ini secara otomatis juga memberikan nuansa baru, terlebih ketika ia memasangkan Velg berlapis kilai chrome dengan diameter 22”-9,5 keluaran Gazario yang dipadukan dengan ban tipis dari Accelera berukuran 255/30-22.

Setelah puas membahas tampilan luar dan juga kaki-kaki, giliran menjurus kebagian dalam alias doublecabin D-Max ini.
Dalaman interio masih cukup mengusung standarisasi yang tinggi, hanya saja kedua jok depan dan belakang telah dibungkus ulang dengan menggunakan cover MBtech, sedangkan untuk memberikan kenyamanan, Nanda juga melapisi ulang bagian kacanya dengan menggunakan V-Kool 40%.
Walau tak memberikan banyak ubahan pada interior, namun disektor audio mobil ini juga unggul dengan konsep street car audio on the streetnya. Sektor extreme terletak pada bagasi pick up belakangnya telah disulap menjadi sasana instalasi audio. Di mulai dari bagian dalam dulu dengan jantung pengontrol audionya yang telah menggunakan head unit keluaran Kenwood dipadukan dengan processor Viva dan juga speaker depan dan belakang lalu center dari Soundstream.

Masuk kebagian belakang, tepatnya di ruangan bagasi yang berbentuk pic up dimanfaatkan untuk menyuplai sarang instalasi audio lainya seperti, 1 subwoofer Agako, dan 4 unit subwoofer Strike. Begitu juga dengan power amplifiernya yang sama-sama menggunakan produk keluaran Strike dan Soundstream, lalu ditambah dengan capbank Mass Engineering sebanyak 3 unit yang semuanya terangkai dengan kabel speaker Monster.Agar terlihat rapih, nanda juga membuatkan boks berbahan fiber custom serta tambahan akrilik juga monitor M-tech sebanyak 2 unit beserta LCD Panasonic. Keseluruhan pengerjaanya ia serahkan ke workshop Auto Concept, di Jl.Parangtritis – Yogyakarta.

Nah, dengan begini tampang sangar D-Max juga nga kalah gaul dengan kendaraan modifikasi lainya … selain asik diajak nongkrong tentung juga bisa diajak untuk meramaikan tongkrongan dengan berajib-ajib ria melalui instalais Audionnya.
Teks/foto : *stanly
Data&Fakta :
Eksterior : bodikit – custom, bemeper – custom, headlamp – custom, spoiler – custom, side body moulding – custom, ducktail – custom. Interior : jok/doortrim – cover MBtech. Mesin : Tubo Timer – Pivot, Intercooler – ARC. Kaki-kaki : velg – Gazario R22-9,5, Suspensi – Air Suspension Universal, arm – custom, shock – Kayaba Panther. Audio: headunit – Kenwood, Processor – Viva, X-over – Soundstream, speaker depan/belakang/center – Soundstream, subwoofer – 1 Agako, 4 Strike, PowerAmplifier – Strike 4, sounstream 1, Capbank – Mass Engineering 3.
Workshop : Auto Concept – Jogja, Auto 66 – jogja, Shift engineering – Jogja.
Yah … salah satunya seperti di atas ini, walau telah diberikan sentuhan modifikasi yang sedikit lari dari konsepnya sebagai mobil powerfull bertenaga dan mungkin akrab dengan track medan berat bertanah tapi tetap mempertahankan wujud aslinya sebagai kendaraan yang tangguh. Garapan Yunanda Wirawan selaku pemilik D-Max lansiran 2010 ini memang tak mengambil jalan kasar alias extreme, namun konsep Mini Truckin yang dipakainya cukup membuat tampang sangar D-Max menjadi sedikit lembut dan terlihat elegan.
Keseluruhan eksteriornya dibangun dengan mempertahankan tampilannya aslinya, konsep Mini Trucking diperlihatkan dengan memasangkan apparel bodikit, bumper depan/belakang dan juga grill custom yang langsung mendongkrak tampilannya.
Sektor pengerjaan tersulit berada dikaki-kaki seperti pengarapan ulang arm depan dan aplikasi air suspensinya. “Cukup memakan waktu terlama dalam proses modifikasinya, karena untuk menyematkan air susnya perdaun di bagian belakang harus dilepas, sedangkan arm depan juga ditanggalkan dan diganti dengan arm custom garapan Auto 66,” ucap Nanda.
Dampak ubahan kaki-kaki ini secara otomatis juga memberikan nuansa baru, terlebih ketika ia memasangkan Velg berlapis kilai chrome dengan diameter 22”-9,5 keluaran Gazario yang dipadukan dengan ban tipis dari Accelera berukuran 255/30-22.
Setelah puas membahas tampilan luar dan juga kaki-kaki, giliran menjurus kebagian dalam alias doublecabin D-Max ini.
Walau tak memberikan banyak ubahan pada interior, namun disektor audio mobil ini juga unggul dengan konsep street car audio on the streetnya. Sektor extreme terletak pada bagasi pick up belakangnya telah disulap menjadi sasana instalasi audio. Di mulai dari bagian dalam dulu dengan jantung pengontrol audionya yang telah menggunakan head unit keluaran Kenwood dipadukan dengan processor Viva dan juga speaker depan dan belakang lalu center dari Soundstream.
Masuk kebagian belakang, tepatnya di ruangan bagasi yang berbentuk pic up dimanfaatkan untuk menyuplai sarang instalasi audio lainya seperti, 1 subwoofer Agako, dan 4 unit subwoofer Strike. Begitu juga dengan power amplifiernya yang sama-sama menggunakan produk keluaran Strike dan Soundstream, lalu ditambah dengan capbank Mass Engineering sebanyak 3 unit yang semuanya terangkai dengan kabel speaker Monster.Agar terlihat rapih, nanda juga membuatkan boks berbahan fiber custom serta tambahan akrilik juga monitor M-tech sebanyak 2 unit beserta LCD Panasonic. Keseluruhan pengerjaanya ia serahkan ke workshop Auto Concept, di Jl.Parangtritis – Yogyakarta.
Nah, dengan begini tampang sangar D-Max juga nga kalah gaul dengan kendaraan modifikasi lainya … selain asik diajak nongkrong tentung juga bisa diajak untuk meramaikan tongkrongan dengan berajib-ajib ria melalui instalais Audionnya.
Teks/foto : *stanly
Data&Fakta :
Eksterior : bodikit – custom, bemeper – custom, headlamp – custom, spoiler – custom, side body moulding – custom, ducktail – custom. Interior : jok/doortrim – cover MBtech. Mesin : Tubo Timer – Pivot, Intercooler – ARC. Kaki-kaki : velg – Gazario R22-9,5, Suspensi – Air Suspension Universal, arm – custom, shock – Kayaba Panther. Audio: headunit – Kenwood, Processor – Viva, X-over – Soundstream, speaker depan/belakang/center – Soundstream, subwoofer – 1 Agako, 4 Strike, PowerAmplifier – Strike 4, sounstream 1, Capbank – Mass Engineering 3.
Workshop : Auto Concept – Jogja, Auto 66 – jogja, Shift engineering – Jogja.
Tags Under: ARTIKEL MODIFIKASI, ISUZU, MODIFIKASI D-MAX, MODIFIKASI ISUZU, MINI TRUCKIN, STREET PARTY,YOGYAKARTA, CMAAC
Monday, April 18, 2011
Auto News : Clas Mild Accelera Auto Contest Surabaya – Hadir Berbeda Dari Sebelumnya
0 comments Posted by crue at 10:47 PMLadies ‘n gentleman please start u’r modification car ….. yups, seperti itulah setidaknya gambaran suasana menjelang gelaran perdana Clas Mild Accelera Auto Contest Surabaya yang hanya akan berjarak 1 minggu lagi, tepatnya pada 23-24 April di SSCC Supermall.
Panitia mengklaim acara opening gelaran modifikasi begengsi ini akan cukup heboh terlaksana, pasalnya telah ada 220 mobil terdaftar dari berbagai komunitas dan klub yang ada di Jawa Timur. Beberapa nama besar layaknya, Revenge, Rebellions, Custom, Zoom, Option, Prototype Porsckit, Jason, Fredom, Auto Concept, Breaker, Fashion, Promobile, Facelift, Capunk, Platypus dan lainya telah memboking space terlebih dahulu sejak 2 bulan silam.
Pihak penyelengara mengatakan bahwa, "kami sangat harapkan peserta tahun ini juga mengalami peningkatan kualitas maupun kuantitas, Dalam roadshow tahun 2010, tercatat lebih dari 694 mobil yang mengikuti kegiatan Clas Mild Accelera Auto Contest di 6 kota, tahun ini kami berharap bisa mencapai jumlah di angka 750-an mobil modifikasi".
Selain kontes modifikasi juga akan ada SQ Contest (Sound Quality Contest) dengan standard EMMA, SPL Contest by Venom dan SQL Contest by Cello. Di samping itu akan ada kontes lampu HID oleh Autovision Lighting. Acara pendukung lainnya terdapat dance competition by Venom dan Hot Babes Contest. Penggemar mobil remote juga dapat mengikuti Kejurda Mobil Elektrik (Remote Control) dengan track terluas yaitu 600m2 dan berhadiah jutaan rupiah!
Tak kalah juga untuk para penggemar fotografi juga dipastikan akan memperoleh banyak target foto menarik dari ratusan mobil modifikasi keren dan para SPG cantik berpartisipasi di acara ini hasil fotonya dapat pula diikutkan di CodyMaxx Autophotography Contest, berhadiah iPad serta hadiah lainnya senilai jutaan rupiah, telah menanti !
Masih ada juga show off dari para komunitas otomotif berbagai merk mobil, penjualan merchandise keren dari CodyMaxx, acara-acara menarik selama 2 hari penuh, undian berhadiah, hadiah langsung bagi pengunjung!
Dari sisi modifikasi, Cody Enterprises selaku penyelenggara juga mulai me-launching & mensosialisasikan kelas baru yang bisa diperebutkan oleh para peserta yaitu Colors of Indonesia dengan ketentuan “Mobil yang dimodifikasi dengan tema budaya asli Indonesia yang kental, baik eksterior maupun interior. Penggunaan bahan2 dan/atau desain-desain tradisional asli Indonesia, seperti pola batik, pola ukiran kayu dan perak, tokoh pewayangan, dll. Point tertinggi dilihat dari tingkat kesulitan, kerapian, inovasi, fungsional dan harmonisasi”.
“Alasan mengapa ada kategori ini yaitu kita melihat bahwa peserta juga makin care terhadap budaya Indonesia, di beberapa kota pelaksanaan di tahun 2010 sudah Nampak banyak peserta yang mendesain mobilnya dengan tenun, batik, bahkan sampai mengecat body mobil nya dengan airbrush bertema wayang sehingga kami melihat perlu adanya penghargaan bagi para pelestari budaya Indonesia ini”, demikian ungkap Patricia Setyadjie, Managing Director Cody Enterprises.
Sumber ---> Klik Disini
Subscribe to:
Posts (Atom)



